Senin, 09 Juni 2014

Mengenal Al-Mawardi (Peletak Dasar Keilmuan Politik Islam)

Nama lengkapnya Abu al-Hasan Ali bin Habib al-Mawardi. Masyhur disebut Al-Mawardi. Lahir di kota pusat peradaban Islam klasik, Basrah (Baghdad) pada 386 H/975 M. Ia belajar ilmu hukum dari Abul Qasim Abdul Wahid As-Saimari, seorang ahli hukum mazhab Syafi'i yang terkenal. 

Tokoh yang pernah menjadi qadhi (hakim) dan duta khilafah ini disebut-sebut menjadi penyelamat berbagai kekacauan politik di negaranya, Basrah (kini Irak).

Selain belajar ilmu hukum, ia juga menguasai tata bahasa, serta ilmu-ilmu agama, seperti hadits dan fiqih, juga politik, filsafat, etika dan sastra.

Karya besarnya Al-Hawi sampai saat ini dipakai sebagai buku rujukan tentang hukum madzhab Syafi'i. Buku ini terdiri dari 8.000 halaman, diringkas oleh Al-Mawardi dalam 40 halaman dengan judul Al-Iqna'.

Karyanya yang paling monumental adalah Al-Ahkaam Al-Shulthoniyah (hukum-hukum kekuasaan). Dalam karyanya ini, termuat prinsip-prinsip politik dan kekuasaan, yang pada masanya merupakan sebagai pemikiran maju, bahkan sampai kini masih digunakan sebagai rujukan politik Islam.

Dalam buku itu dibahas masalah pengangkatan imamah kepala negara, menteri, gubernur, panglima perang, jihad bagi kemaslahatan umum, jabatan hakim, jabatan wali pidana. Selain itu, juga dibahas masalah imam shalat, zakat, fa'i (harta peninggalan perang), dan ghanimah (harta rampasan perang), ketentuan pemberian tanah, ketentuan daerah-daerah yang berbeda status, hukum seputar tindak kriminal, fasilitas umum, penentuan pajak dan jizyah, masalah dokumen negara dan lain sebagainya.

Al-Mawardi menjelaskan, jabatan imamah (kepemimpinan) dinilai sah apabila dua metodologi. Pertama, dia dipilih oleh parlemen (Ahlul halli wal aqdi) atau kedua, ditunjuk oleh imam sebelumnya (penunjukan).

Selain kedua karyanya, yaitu kitab Al-Iqna' dan Al-Ahkam Al-Shulthoniyah, Mawardi menulis buku Adab Al-Wazir (Etika Menteri), Siyasat Al-Malik (Politik Raja), Tahsil un Nasr Wat Ta'jit uz Zafar (Memudahkan penaklukan dan mempercepat kemenangan).  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar